Tuesday, July 16, 2013

Hormatilah Orang Yang Tidak Berpuasa

Bulan puasa telah tiba lagi. Kali ini di edisi tahun 2013.
Tak banyak yang berubah dari bulan puasa tahun lalu kecuali umur saya yang bertambah tua dan skripsi saya yang (akhirnya) sudah selesai.
Suasana dan kebiasaan selama bulan puasa nyaris serupa dengan tahun lalu. Menu sahur dan buka puasa juga tak banyak berubah. Bahkan tayangan televisi spesial ramadhan pun masih sama (FYI, sinetron Para Pencari Tuhan sudah mencapai musimnya yang ke-7. Eat that, Cinta Fitri!).
Yang juga tidak berubah dari bulan puasa-bulan puasa sebelumnya adalah tulisan 'Hormatilah orang yang sedang berpuasa' dimana-mana.

Saya agak kurang nyaman dengan kalimat itu.
Kenapa orang yang berpuasa harus dihormati? Apa orang yang sedang menjalankan ibadah sedemikian gila hormatnya?
Kalau maksudnya 'menghormati' adalah untuk tidak makan dan minum di depan orang yang berpuasa, maka ijinkanlah saya mengutip kicauan akun (at)valdyabara di Twitter: 'I aint complain for ppl who eat, drink, or do whatever while im fasting, bcs i like to do it in hard mode! Easy mode are for babies! Ha!'.

Oke, barangkali saya terlalu nirkuasa untuk menurunkan semua tulisan itu satu persatu. Dan kalau saya cukup nekat dan senggang untuk melakukannya kemungkinan tempat tinggal saya akan digruduk oleh ormas-Islam-yang-itu-tuh chapter Solo.
Maka saya hanya ingin menyerukan kalimat tandingan 'Hormatilah Orang Yang Tidak Berpuasa'.
Kalau yang berpuasa harus dihormati, maka yang tidak puasa pun harus dihormati.
Caranya? Tidak perlu lah melarang mereka untuk makan dan minum di tempat umum atau di depan orang yang berpuasa. Buat yang berpuasa, jangan pakai 'menggoyahkan iman' sebagai alasan, karena itu hanya menunjukkan bahwa iman anda tidak kokoh dan mudah goyah.

No comments:

Post a Comment